WAYANG GOLONGAN HUMORIS

~Gara-Gara(Punakawan)

Punakawan adalah abdi penghibur para kesatria pandawa dan penasehat pandawa. Mereka adalah

Semar

2. Gareng

3. Petruk

4. Bagong

~Abdi dan penghibur dari golongan Raksasa atau Sabrangan adalah:

1. Togog

2. Sarawita

~Abdi dan penghibur dari Putri raja adalah:

1. Limbuk

2. Cangik

~abdi pesuru para dewa adlah:

1. Cantrik

2. Temboro

Cerita Semar dan Togog

Di khayangan tempat para dewa ada 3 anak hyang Wenang yaitu. Hyang Antaga,Hyang Ismaya, Hyang Guru. Ismaya dan antaga selalu bertengkar berebut kekeusaan. Setiap hari mereka adu kekuatan tetepi, tidak ada yang kalah. Pada suatu hari mereka mengadu kekuatan yaitu siapa yang dapat menelan gunung dan dapat dikeluarkan lewat anus itu yang terkuat. Antaga mencoba menelan gunung itu sampai melotot dan sobek mulutnya akhirnya dia tidak bisa menelan gunung itu. Akhirnya antaga menjadi jelek tampangnya dan berubah nama menjadi ‘Togog’. Ismaya mencoba menelan gunung itu karena saktinya Ismaya berhasil menelan gunung itu tetapi ia tidak bisa mengluarkannya.akhirnya gunung itu berhenti di perutnya. Akibatya Ismaya perutnya besar juga pantatnya membesar dan berubah nama menjadi ‘Semar’.mereka turun ke bumi arcapada untuk menjadi abdi.

SERAT DEWA RUCI

Atas perintah bekas gurunya Durna Werkudara berangkat untuk mencari air hidup. Begitu mendengarnya seluruh perhatian Werkudara tertuju paadanya. Tidak ada pertimbangan yang menahanya. Besar tekadnya untuk mendapatkanya. Bersatu tekad hingga berani mati. Tanpa menghiraukan bahaya yang mengancamnya

Ia membongkar hutan Tikrasara terus gunung Candramuka. Raksasa Rukmaka dan Rukmakala terbunuh menjadi sang indra dan sang Bayu kembali ke keindraan. Werkudara menyelam mengarungi samudra ,membunuh naga yang ganas yang bernama Nemburnyawa.

Dalam hal ini Werkudara menjadi perlambang , manusia bertapa(bersemedi), menghilangkan nafsu-nafsu rendah dan memurnikan batinya.ia “mati sajroning urip”dengan tujuan “urip sajroning mati”. Sikap Werkudara adalah sikap sempurna dalam falsafah jawa. Setelah kuku pancanaka merobek robek naga Nemburnyawa dan usahanya tiada hasil. Badan lelah dan membiarkan diri diombang ambing kan alun kesana kemari. Keadaan tampk sepi tenang tidak ada sesuatu lagi yang dikerjakan.akhirnya Werkudara yang gagah berani itu pasrah kepada kodrat yang menentukan.

Pada saat itulah muncul tubuh kecil ,yang persis dengan werkudara itu sendiri. Wujud itu menamakanya Dewa Ruci, sebagai penjelmaan yang maha kuasa, pribadi Werkudara. Ia mengajak Werkudara memasuki batinya melalui telinga kiri

Dewa Ruci mengantarnya keperjalaanan sesungguhnya .didalam pribadinya Werkudara menemukan apa yang dicarinya ,air hidup ,yaitu asal usul dirinya, Sangkan paraning dumadi di dasar batinya sendiri. Werkudara bersatu dengan Tuhanya didasar sukmanya sendiri . Ia mencapai manunggaling kawula Gusti.

Setelah Werkudara kembali ke lingkungan saudara-saudaranya secara lahiriah tidak berubah. Dengan Sepi ing pamrih Werkudara selalu memenuhi kewajibannya. Air hidup itu oleh Werkudara dicarinya tidak untuk keuntungan. Sebenarnya Werkudara menjadi orang besar, yaitu manusia sempurna berupa insan kamil yang telah mendapat kehidupan yang sebenarnya,tak terkalahkan

Demikian kisah Dewa Ruci menurut DR. Frans Magins Suseno sj.

MAHABARATA

~Pandawa lima

Adalah pemilik sah kerajaan astina ayah mereka bernama pandudewanata dan ibu mereka dewi kunti talibrata dan dewi madrim . dewi kunti melahirkan:

A. Yudhistira\Puntadewa\dwijakangka adalah pandawa pertama memiliki istri dewi drupadidan memiliki anak raden pancawala. Yudhistira memiliki jimat jamus kalima sada dan ia memiliki darah berwarna putih

B. Bima\bratasena\werkudara adalah satria jodipati memiliki istri tiga yaitu dewi nagagini,dewi Arimbi,Dewi Urangayu.memiliki anak 3 yaitu Antareja yang dapat menembus bumi dan memiliki aji bila telapak orang dijilatnya maka orang itu terbakar hancur tubuhnya,gathutkaca yang dapat terbang.dan antasena yang dapat menembus laut. Bima memiliki kuku pancanaka ,gada rujak pala,dan gada Lambitamuka

C. Arjuna \Janaka\permadi adalah satria madukara memiliki istri yang paling banyak beberapa diantaranya adalah dewi wara sembadra,dewi wara srikandi ,dewi Larasati,bathari supraba,bathari Dresnala,dewi sulastri dll.memiliki anak abimanyu,irawan,wisanggeni,priambada dll.memiliki keris pulogeni,panah pasopati,panah sarotama .pernah menjadi pertapa bernama Begawan Mintaraga

dewi madrim melahirkan kembar 2 yaitu :

A. Nakula\pinten\tripala adalah satria sawojajar memiliki istri dewi soka dan memiliki anak Dewi pramati dan Bambang pramusinta

B. Sadewa\tangsen\darmagranti adalah satria wukir ratawu memiliki istri dewi padapa memiliki anak sabekti dan dewa kusuma

~Kurawa 100

Adalah anak dari destrarasta kakak dari pandudewanata memiliki mata buta dan selalu dipengaruhi oleh istrinya dewi gendari dan patihnya sangkuni yang licik hal inilah penyebab permusuhan pandawa dan kurawa.kurawa berjumlah 99laki-laki dan 1 perempuan dalam pewayangan jarang sekali disebutkan nama-nama kurawa mungkin jarang ada orang yang mengetahuinya apalagi hafaal. akan saya beritahu nama-namanya ssstttt…………….

1. Suyudhana 21. Wala 41. Hastabahu

2. Suyutsuh 22. Satwa 42. Citrangga

3. Dursasana 23. Suyucaca 43. Citrakundhala

4. Dusata 24. Citra 44. Bimawala

5. Dursala 25. Upacitra 45. Balaki

6. Jalasandha 26. Tjitraksa 46. Balawardhana

7. Sama 27. Tjarucitra 47. Hubajudha

8. Sata 28. Caracana 48. Bima

9. Windha 29. Durmada 49. Kanakaya

10.Tanuwinda 30. Durwigata 50. Dredayudha

11. Durnarsa 31. Wiwitsuh 51. Dreddawarman

12.Suhbahu 32. Wikathadama 52. Dredasatra

13.Duspradasana 33. Urdandha 53. Somakerti

14. Durmarsana 34. Sunaba 54. Dredhasandha

15. Durmuka 35. Dhandhaka 55. Senada

16.Duskarna 36. Durwicana 56. Djarasandha

17. Karnaa 37. Durwacana 57. Satyasandha

18.Kartawarma 38. Tjitrawana 58. Sadhas

19.Wiwingsatti 39. Titrawarman 59. Sabasta

20.wikarna 40. Suwarman 60. Ugrasana

61. Ugrasewa 81. Ugra

62. Senadi 82. Bimantara

63. Dusparaja 83. Wirabahu

64. Aparajita 84. Balupa

65. Kundhahosajin 85. Tokaja

66. Wasalaksa 86. Rudrakarma

67. Duradara 87. Dredarada

68. Drestahasta 88. Banadresya

69. Subasta 89. Kundhakimin

70. Salawela 90. Warawi

71. Suwarcas 91. Dirgalancana

72. Adityaketu 92. Pramatta

73. Wahtacin 93. Prawatti

74. Naladhatta 94. Durgarama

75. Agrayayain 95. Dirgabahu

76. Kawacin 96. Durmagati

77. Krathana 97. Kodakraja

78. Kundha 98. Biraja

79. Kundhadara 99.Mahabahu

80. Danurdara 100.Dewi Dursilawati

Pandhawa dan kurawa berguru pada Durna dan bisma.Tetapi keduanya tidak rukun karena kurawa iri pada kehebatan pandawa terlebih bima yang sangat ahli bermain gada. Berbagai cara dilakukan kurawa untuk menjatuhkan pandawa. Tetapi selalu gagal. Melihat kejadin itu pandawa mengalah dan pindah keberbagai daerah dan mereka mendapat banyak pengalaman. Setelah mereka dewasa pandawa inin meminta Negara Astina tetapi kurwa menolak nya mentah-mentah akhirnya mereka berperang dengan nama perang Baratayuda. Peperangan itu dimenagkan pandawa semua kurawa mati dan dari pihak pandawa yang gugur adalah: Aryaseta, Gathotkaca, Abimanyu, Yayadrata dll.