ARJUNA SASRABAHU

Sumatri anak pendeta sakti bernama Maha Resi Suwandagni. Sumantri seorang sakti yang mempunyai senjata Cokrobaskoro pemusnah angkara murka

Adiknya bernama Sukrasana, berwajah raksasa,tetapi berbudi luhur , sakti, dan sangat mecintai kakaknya Sumantri. Sumantri pergi ke negri Maespati akan melamar pekerjaan tetapi tidak mau membawa adiknya ,karena malu. Sumantri dapat diterima lamaranya sebagai patih Maespati asal dapat merebut putri Citrawati dari magada untuk Arjuna Sasrabahu. Perangnya berhasil putri Citrawati di bawa ke Maespati. Ditengah jalan atas saran Citrawati, sumantri membuat surat penantang kepada Arjuna Sasrabahu akan mengetahui kesaktianya. Terjadi perang Sumantri dan Arjuna sarabahu, Sumantri kalah, dia akan tetap dijadikan patih asal dapat memindahkan taman Sriwerdari. Dengan bantuan adiknya sukrasana taman dapat dipindahkan, Sumantri diwisuda menjadi patih Maesp[ati dengan panggilan Patih Suwanda.

Pada waktu Dewi Citrawati bersama pengiringnya menikmati keindahan taman Sriwerdari, tiba-tiba lari ketakutan karena didalam tamana ada raksasa kerdil yaitu Sukrasana. Sumantri marah, dengan Cokrobaskoro sukrasana diancam disuruh pergi. Tetapi secara tidak sengaja senjata itu terlepas dan mengenai Sukrasana dan ia pun meninggal. Sumantri menangis menyesali perbuatanya. Pada saat itu suara sukrasana muncul”Sukrasana tetap menunggu Sumantri untuk ke Nirwana bersama-sama, kelak kalau Sumantri berhadapan dengan raksasa bermuka sepuluh bernama Rahwana”

Pada waktu Dewi Citrawati bersama putri-putri lainya ingin mandi di kolam taman Sriwerdari, kebetulan airnya kering karena cintanya, Arjuna Sasrabahu membendung sungai dengan Tiwikrama. Air tergenang menjadi danau buatan menggenang sampai ke Negara Alengka. Kedatangan Rahwana menyebabkan perang antara patih suwanda melawan Rahwana. Sehingga patih Suwanda meninggal. Arjuna Sasrabahu marah, Rahwana akan dibunuh

Kemudian dating bathara Narada,meminta pada Arjuna Sasrabahu agar Rahwana dibebaskan, karena belum masanya meninggal dunia.

RAMAYANA

Wirasrawa seorang raja di Lokapala, ia memilih menjalani hidup sebagai pendeta dan kerajaan diserahkan kepada anaknya yang bernama Danapati. Dana pati meminta ayahnya agar meminang Dewi Sukesi anak Sumali raja Alengka. Sukesi mau mejadi istri barang siapa dapat menjelaskan illlmu sastra jendra. Ternyata yang dapat menjelaskan yaitu Wirasrawa,maka lamarnya ditrima. Lamaran itu akhirnya tidak diperuntukkan anaknya, tetapi untuk dirinya sendiri

Perkawinan terkutuk itu menghasilkan

Rahwana

Kumbakarna

Sarpakenaka

Wibisana

Rahwana kemudian menjadi raja Alengka menggantikan Sumali. Rahwana adalah raja bengis, kejam, sadis, dan serakah lagi rakus. Kekuatan Alengka teletak pada Rahwana dan patihnya Prahasta. Rahwana memiliki aji yang sangat kuat yakni aji Pancasona, tidak bisamati kalau menyentuh tanah. Rahwana pernah menyerang Khayangan Suralaya dan diberi hadiah dewi tari sebagai istrinya. Rahwana merampas istri Rama dan ditawan di Alengka selama12 tahun

Rama menolong istrinya dan menyerang Alengka dibantu rja kera di Gua Kiskinda bernama Sugriwa dengan semua pasukan anak buahnya. Yang menjadi patih perang yaitu Anoman, Anggada, Anila, Raja Suggriwa sendiri.

Wibisana adik Rahwana, karena tidak setuju atas ulah kakaknya bergabung dengan Ramawijaya™. Dalam peperangan ini terjadi peperangan sengit antara Puladaksi vs Anila, Anoman vs Aswnikumba, Kumbakarna vs Sugriwa,dll setelah wadya bala Alengka habis, Akhirnya Rahwana Tewas dibunuh rama dengan senjata jemparing guawijaya. Setelah itu Gunawan Wibisana dinobatkan menjadi raja Alengka, menggantikan Rahwana. Alengka makmur sentosa